Banyak perusahaan teknologi besar melirik Dropbox (3)

Pada awal kemunculan di tahun 2008 silam, Dropbox cukup besar mendapat perhatian dari para pelaku industri teknologi saat itu. Dropbox dinilai sebagai salah satu startup tersukses yang disuntik Y Combinator. Sejumlah perusahaan teknologi besar seperti Apple dan Facebook sempat melirik Dropbox untuk diakuisisi. Namun Houston menolak tawaran itu. Ternyata pilihan itu tepat, Dropbox bisa membawa Houston menjadi seorang miliarder muda.

Sebagai layanan yang cukup unik pada saat itu, Dropbox bisa dibilang menarik beberapa investor dan pemilik perusahaan startup yang sudah mapan untuk menawarkan proposal akuisisi.

Sang pendiri Dropbox, Drew Houston pernah beberapa kali ditawari proposal akuisisi atau diajak bertemu untuk membicarakan terkait bisnis dan akuisisi. Tawaran ini muncul setelah Houston resmi meluncurkan Dropbox pada tahun 2008 dan berhasil mendapatkan pendanaan dari beberapa investor.

Sejumlah investornya antara lain Y-combinator dan Sequoia Capital. Sebab Dropbox telah dinilai sebagai salah satu investasi tersukses Y Combinator Inc. Houston sebagai salah satu pengusaha teratas yang berusia di bawah 30 tahun pada waktu itu.

Pemilik perusahaan startup besar yang pertama mendekati dirinya adalah Steve Jobs sang founder Apple. Pada saat itu, Jobs mengajak Houston rapat untuk membahas mengenai hal detil dan membahas mengenai layanan.

Namun ternyata dari obrolan keduanya, Houston mulai menyadari bahwa Jobs tertarik dengan layanan Dropbox dan menawarkan proposal akuisisi. Namun tawaran itu ditolak.

Pengusaha teknologi raksasa kedua yang menemui Houston adalah Mark Zuckerberg. Zuck panggilan akrab pendiri Facebook itu, pada awalnya penasaran dengan produk dan layanan Dropbox. Sebab beberapa pegawai Facebook pindah bekerja dan masuk ke Dropbox.

Reporter: Galvan Yudistira
Editor: Tri Adi

DREW HOUSTON